You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Siapkan KJP Untuk Siswa Pondok Pesantren
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Siapkan Program KJP Bagi Siswa Pondok Pesantren

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan anggaran program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk siswa yang ingin bersekolah di pondok pesantren. Rencananya program ini akan dimulai tahun depan.

Tahun depan, anak-anak tidak mampu yang ingin jadi santri sekolah di luar Jakarta akan kami biayai juga

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, siswa yang akan masuk pondok pesantren di luar Jakarta juga tetap akan mendapatkan KJP. Karena tidak semua siswa ingin mengenyam pendidikan di sekolah reguler.

"Tidak semua orang ingin jadi sarjana, ada juga yang ingin jadi ustaz, jadi kiai. Tahun depan, anak-anak tidak mampu yang ingin jadi santri sekolah di luar Jakarta akan kami biayai juga," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/10).

Sekolah Negeri di DKI Tak Ada Pungutan Biaya

Sebelumnya Pemprov DKI juga telah mengembangkan program KJP. Jika pada tahun-tahun sebelumnya KJP hanya terbatas sampai siswa SMA saja, maka tahun ini juga mencakup pemegang KJP yang masuk ke perguruan tinggi negeri dengan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

"Yang kuliah dapat Rp 18 juta setahun, di semua Indonesia asal masuk perguruan tinggi negeri. Bagi anak-anak yang kuliah di Jakarta mungkin butuh Rp 30 juta. Ini kami lagi atur," tandasnyanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1277 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati